Sabtu, 09 April 2011

Cinta Membakar

lukisan by google


Cinta Membakar


saat pertama kali tumbuh satu asmara
bibir dan hati berebut aksara
demikian indah, segala teramat sangat indah
” Tuhan, jadikan dia pertama dan terakhir
mengisi relung-relung jiwa”
kalimat manusiawi katamu

tapi sore ini
siluet matamu mengeja sepi
angin bermain gerimis
jatuh satu satu berebut waktu
berebut gelora yang api
--- o cintakah
bila di hati ada lebih wajah kekasih
berdesak meruang di cakrawala
dan engkau hanya bisa memangil mangil nama
cinta cinta o cinta

pada epilog sunyi
di jalan cinta
kesalahan sepisau kematian


_______________________________________________________
@ Imron Tohari _ lifespirit 18 Juli 2010/rev.10.4.2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar